Saat banyak perusahaan masih memfokuskan cara SEO untuk situsnya, sebagian besar di luar perusahaan tersebut memiliki berbagai cara untuk meningkatkan hasil pencarian. Khususnya sejak hasil pencarian tersebut sekarang juga meliputi berbagai jenis konten, seperti video, gambar, maps, business listing, Tweets dan bahkan postingan dalam halaman Facebook. Jadi, bagaimana cara alternatif untuk menyukseskan SEO yang sedang Anda lakukan?
Menurut Mitchell Harper, co-founder BigComerce, untuk mendongkrak SEO bisa menggunakan chanel YouTube. Setiap video yang Anda posting ke kanal Anda bisa di tagged dan indexed, sehingga akan memperbesar peluang nama brand Anda muncul di natural search untuk kata kunci yang berkaitan dengan bisnis Anda. Membuat kanal sendiri sangat mudah – berikut cara-cara meningkatkan SEO lewat YouTube:
Pilih Topik
Anda mungkin berpikir, “siapa yang akan menonton video yang membahas tentang apa yang saya jual?” Jawabannya bisa jadi banyak, orang-orang tersebut juga tidak ingin melihat iklan tentang produk Anda di YouTube. Namun orang akan mengapresiasi video tentang produk Anda yang informative dan menghibur serta mengilustrasikan bagaimana produk tersebut akan memenuhi kebutuhan mereka, bagaimana cara penggunaannya dan fitur-fitur apa saja yang tersedia di produk itu. Namun jangan langsung berhenti. Pertimbangkan keahlian lain yang bisa Anda tawarkan diluar produk Anda. Apapun bisnis yang Anda jalankan, Anda mungkin memiliki kelebihan lain.
Jadi, bagi pengetahuan Anda. Misalnya:
- Jika Anda menjual pakaian wanita, rekam video yang menunjukkan bagaimana cara Anda memilih merchandise, wawancara desainer-desainer atau membuat video tentang bagaimana cara memadukan pakaian.
- Jika Anda menjual kue-kue special, rekam beberapa video yang menunjukkan tentang sumber dari bahan-bahan yang Anda gunakan, bagaimana cara Anda memanggang kue tersebut dan bagaimana cara Anda memaketkan kue-kue itu.
- Jika Anda menjual wine, rekam video Anda saat membuka, mencicipi dan mengupas salah satu produk wine. Atau Anda juga bisa memadukan wine tersebut dengan beberapa kudapan ringan. Contoh video buatan Gary Veynerchuck di WineLibrary. Perusahaan ini berhasil meraup keuntungan hingga $60 juta tahun lalu.
Dengan berpikir sedikit lebih kreatif, Anda akan mampu menghadirkan ide-ide yang menarik dan mungkin akan cocok dengan produk Anda.
Rekam Video Anda
Saat Anda telah memiliki ide, maka disarankan untuk langsung merekam ide tersebut. Anda bisa menggunakan semua jenis kamera berkualitas dan Anda tidak wajib menyewa videographer professional. Sebaliknya, semakin orisinil ide dan pembuatan video tersebut, maka akan semakin diapresiasi oleh orang lain. Sebelum Anda merekam video, buat list tentang apa yang ingin Anda ulas dan simpan hasil rekaman dibawah dua menit. Tidak diharamkan untuk memasukkan website perusahaan Anda pada awal dan akhir video.
Pastikan untuk menyertakan link dari website tersebut di dalam video, sehingga akan mengarahkan penonton video di YouTube langsung ke halaman produk Anda. Mitchel Harper kerap merekam video untuk YouTube dengan menggunakan video camera HD lansiran Sony dan diedit lewat iMovie yang ada di MacBook Pro. Pada awal dan akhir video, dia memasukkan promo sekitar 5 detik untuk mengulas tentang software yang dijual dan tidak lupa menyertakan link tentang produk tersebut. Sehingga orang akan dating ke website untuk konten yang lebih mengedukasi.
Optimasi VSEO
Setelah Anda mengunggah video tersebut ke YouTube, Anda akan disuruh untuk memasukkan title, description dan tags. Disinilah VSEO dimulai. Misalkan perusahaan Anda menjual sepatu dan Anda baru saja merekam dan mengunggah video tentang “casual sneakers.” Pasti Anda ingin menggunakan phrase yang sama dengan yang ada di title untuk memaksimalkan impact dari SEO-sekali di depan dan sekali di belakang. Seperti ini: “Casual Sneakers – How to Choose Casual Sneakers 101.”
Langkah selanjutnya adalah description. Selalu masukkan link untuk balik ke situs Anda di depan description, diikuti oleh paragraph yang sesuai dengan key phrase, seperti ini: http://www.casual-sneakers-101.com – Dalam video ini, Jim Smith menjelaskan bagaimana cara memilih casual sneakers yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Casual Sneakers, saat dipilih dengan benar akan menunjang kebutuhan baik untuk jogging atau low-impact sports. Jim juga memberikan penjelasan yang sempurna tentang casual sneakers untuk pria.
Langkah selanjutnya adalah description. Selalu masukkan link untuk balik ke situs Anda di depan description, diikuti oleh paragraph yang sesuai dengan key phrase, seperti ini: http://www.casual-sneakers-101.com – Dalam video ini, Jim Smith menjelaskan bagaimana cara memilih casual sneakers yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Casual Sneakers, saat dipilih dengan benar akan menunjang kebutuhan baik untuk jogging atau low-impact sports. Jim juga memberikan penjelasan yang sempurna tentang casual sneakers untuk pria.
Video description bakal muncul di search result Google dan juga digunakan untuk menentukan kata kunci atau frase apa yang akan memunculkan video Anda. Yang terakhir, ingat untuk terus menggunakan kata-kata yang menunjukkan konteks dari Video Anda. Kata-kata seperti “jogging,” “sports” dan “pria” akan membantu Google untuk mencari konten apa yang ada dalam video tersebut. Untuk tags, ulang key phrase Anda. Sama seperti SEO untuk website, tetap pada 10 – 15 phrase. Untuk phrase yang mengandung lebih dari satu kata, pastikan Anda menyertai double quotes, seperti ini: “casial sneakers,” sneakers, shoes, “jogging shoes,” “walking shoes,” men’s shoes,” casual-sneakers.
Buat Basis Penonton
Ada beberapa cara yang kreatif yang bisa Anda lakukan untuk menyebarkan video Anda selain lewat Facebook atau Twitter. Salah satunya adalah denga memposting konten Anda sebagai sebuah “video reply” ke video lain yang masih berkaitan. Langkah ini akan menjelaskan konteks dari video Anda di YouTube dan bakal mengarahkan sedikit traffic namun secara kontinyu.Caranya, cari di YouTube dengan menggunakan phrase yang tepat (misalnya casual sneakers). Klik pada masing-masing video yang muncul dan posting video Anda sebagai “video reply” untuk video-video tersebut.
Selanjutnya, bangun link balik ke video Anda. Makin banyak website yang me-link ke video Anda di YouTube, maka makin besar kemungkinan dan relefansi dari video tersebut muncul di halaman hasil pencarian. Cara paling mudah untuk melihat siapa saja yang me-link balik ke video paling popular sesuai dengan kategori Anda adalah dengan mencari URLnya di Google dan melihat dimana saja video tersebut muncul. Kemudian minta situs-situs tersebut untuk mengirimkan link ke video Anda. Sekali video Anda muncul dengan ratusan penonton, maka video yang sesuai dengan key phrase Anda bakal nongol di Google. Ada yang sudah pernah mencobanya? Atau Anda memiliki cara-cara lain untuk mendongkrak SEO lewat YouTube? http://peoplemeetme.com/
Komentar
Posting Komentar